Ads Home1

C# Tutorial - Sejarah Lahirnya Bahasa Pemrograman C# ( C Sharp)

http://www.xcodeplus.net/2017/05/pengenalan-bahasa-pemrograman-c-sharp.htm


XCODEPLUS - THE BEST RESOURCE TO LEARN TO CODE :  [C# TUTORIALS]

Pengenalan - Bahasa Pemrograman C# ( C Sharp)


C#

C# (dibaca: C sharp) adalah bahasa pemrograman computer yang berorientasi object (Object Oriented Programming), sama seperti C++, Java, maupun lainnya. Perbedaannya, C# menggunakan library kelas yang terdapat pada .NET Framework. Hal ini tentu berbeda dengan C++ maupun Java, yang kita ketahui masing-masing memiliki library kelas sendiri-sendiri. Kelibihan library kelas yang terdapat di dalam .NET Framework adalah dapat digunakan oleh bahasa-bahasa lain yang mendukung .NET, seperti Visual Basic dan Visual C++.

Karena C# menggunakan library kelas yang terdapat pada .NET Framework, maka kita perlu mempelajari dan melakukan eksplorasi terhadap kelas-kelas tersebut. Perlu Anda ketahui bahwa library kelas dalam .NET Framework merupakan library yang sangat besar dan kompleks sehingga jika Anda ingin mempelajari semua library dari .NET Framework anda dapat melihat informasi selengkapnya dan detil tentang semua kelas di dalam .NET Framework yang dapat Anda peroleh dari Microsoft Developer Network (MSDN) Library, link : http://msdn.microsoft.com/.

C# merupakan sebuah bahasa pemrograman yang berorientasi objek (OOP) yang di kembangkan oleh Microsoft sebagai bagian dari inisiatif kerangka .NET Framework. Menurut standar ECMA-334 C# Language Specification, nama C# terdiri atas sebuah huruf latin C (U+0043) yang diikuti oleh tanda pagar yang menandakan angka # (U+0023).


Sejarah

Saat awal sistem operasi Windows diperkenalkan oleh Microsoft Corp untuk menggantikan sistem operasi DOS (Disk Operating System) , para programmer umumnya menggunakan bahasa pemrograman C untuk membuat program-program aplikasi di atasnya. Alasannya adalah karena API (Application Programming Interface) Windows yang banyak dimanfaatkan oleh program aplikasi juga ditulis menggunakan bahasa C. Hal ini hanya dapat dilakukan dengan baik oleh programmer-programmer berbakat. Untuk sebagian besar yang lain, penulisan program menggunakan bahasa C terasa sangat sulit karena saat menulis program aplikasi menggunakan bahasa C, pemrograman harus melakukan alokasi memori secara manual. Selain itu, kompleksitas bahasa pemrograman C juga tambah rumit dengan adanya pointer-pointer aritmatika yang juga kompleks serta struktur program yang relative sukar di baca.

Setelah lahirnya bahasa C++ yang dibuat oleh Bjarne Stroustrup yang dikembangkan dengan konsep bahasa pemrograman berorientasi objek (OOP), banyak programmer C beralih ke bahasa C++ untuk melakukan pemrograman di atas sistem operasi Windows. Dalam hal ini bahasa C++ dapat dianggap sebagai perluasan dari bahasa C. Ternyata bahasa pemrograman C++ sama rumitnya bahkan bisa diangap lebih rumit dari bahasa C, dalam implementasinya bahasa C++ juga sama dengan bahasa C yang melakukan alokasi memori secara manual dengan bantuan pointer pada sintaks bahasa C++. Meski sangat rumit, beberapa framework C++ masih hadir saat ini, misalnya MFC (Microsoft Foundation Classes) yang menyediakan kelas-kelas yang dapat digunakan untuk mengembangkan aplikasi Win32 API (kelas-kelas yang digunakan untuk mengembangkan aplikasi-aplikasi di atas sistem operasi Windows yang memiliki modus 32 bit). 

Pada akhir decade 1990-an, Microsoft membuat program Microsoft Visual J++ sebagai sebuah langkah percobaan untuk menggunakan bahasa Java di dalam system operasi Windows untuk meningkatkan antarmuka dari Microsoft Component Object Model (COM). Akan tetapi, akibat masalah dengan pemengang hak cipta bahasa pemrograman Java, Sun Microsystem, Microsoft pun menghentikan pengembangan J++ dan beralih untuk membuat pengganti J++, kompilernya dan mesin virtualnya sendiri dengan menggunakan sebuah bahasa pemrograman yang bersifat general pupose. Untuk menangani proyek ini, Microsoft merekrut Anders Helsberg, yang merupakan mantan karyawan Borland yang membuat bahasa Turbo Pascal dan Borland Delphi, yang juga mendesain Windows Foundation Classes (WFC) yang digunakan dalam bahasa J++. Sebagai hasil dari usaha tersebut, C# pun pertama kali diperkenalkan pada bulan Juli 2000, sebagai sebuah bahasa pemrograman utama di dalam pengembangan di dalam platform Microsoft .NET Framework.

Pengalam Helsberg sebelumnya dalam mendesain bahasa pemrograman seperti Visual J++, Delphi, Turbo Pascal dengan mudah dilihat dalam sintaks bahasa C#, begitu pula halnya pada inti CLR (Common Language Runtime). Dari kutipan di atas interview dan makalah-makalah teknisnya ia menyebutkan kelemahan-kelemahan yang terdapat pada bahasa pemrograman yang umum digunakan saat ini, misalnya C, C++, dan Java ataupun Delphi. Kelemahan-kelemahan yang dikemukannya itu yang menjadi basis CLR sebagai bentukan baru yang menutupi kelemahan-kelemahan tersebut, dan pada akhirnya memengaruhi desain pada bahasa C# itu sendiri. Fitur-fitur yang diambil dari bahasa C++ dan Java adalah desain berorientasi objek, seperti garbage collection, reflection, akar kelas (root class), dan juga penyederhanaan terhadap pewarisan jamak (Multiple Inheritance). Fitur-fitur tersebut di dalam C# telah diaplikasikan terhadap iterasi, properti, event (kejadian), metadata, dan konversi antara tipe-tipe sederhana dan juga objek.

Bahasa C# didesain untuk memenuhi kebutuhan akan sintaks C++ yang lebih ringkas dan RAD (Rapid Application Development) yang tanpa batas dibandingkan RAD yang terbatas seperti yang terdapat pada Delphi dan Visual Basic.

Agar mampu mempromosikan penggunaan besar-besaran dari bahasa C#, Microsoft, dengan dukungan dari Intel Corporation dan Hewlett-Packard, mencoba mengajukan standarisasi terhadap bahasa C#. Akhirnya, pada bulan Desember 2001, standarisasi pertama pun diterima oleh European Computer Manufactures Association atau ECMA International, dengan nomor standar ECMA-334. Pada desember 2002, standar kedua pun diadopsi oleh ECMA, dan tiga bulan kemudian diterima oleh International Organization for Standardization (ISO), dengan nomor standar ISO/IEC 23270:2006.   


Tujuan Desain

Standar European Computer Manufactures Association (ECMA) mendaftarkan beberapa tujuan desain dari bahasa pemrograman C#, sebagai berikut:



Bahasa pemrograman C# dibuat sebagai bahasa pemrograman yang bersifat bahasa pemrograman general purpose, oop, modern, dan sederhana. 
Bahasa pemrograman C# ditunjukan untuk digunakan dalam mengembangkan komponen perangkat lunak yang mampu mengambil keuntungan dari lingkungan terdistribusi.          
Portabilitas programmer sangatlah penting, khususnya bagi programmer yang telah lama menggunakan bahasa pemrograman C dan C++.          
Dukungan untuk internasinalisasi (multi-language) juga sangat penting.          
Bahasa Pemrograman C# ditunjukan agar cocok digunakan untuk menulis program aplikasi baik dalam system klien-server (hosted system) maupun system embedded (embedded system), mulai dari perangkat lunak yang sangat besar yang menggunakan sistem operasi yang canggih hingga kepada perangkat lunak yang sangat kecil yang memiliki fungsi-fungsi terdedikasi.          
Meskipun aplikasi C# ditunjukan agar bersifat ekonomis dalam hal kebutuhan pemrosesan dan memori computer, bahasa C# tidak ditunjukan untuk bersaing secara langsung dengan kinerja dan ukuran perangkat lunak yang dibuat dengan menggunakan bahasa pemrograman C dan bahasa rakitan.          
Bahasa C# harus mencangkup pengecekan jenis (type checking) yang kuat, pengecekan larik (array), pendeteksian terhadap percobaan dalam penggunaan variable-variabel yang belum diinisialisasikan, portabilitas kode sumber, dan pengumpulan sampah (garbage collection) secara otomastis. 



.
.
.
XCODEPLUS - THE BEST RESOURCE TO LEARN TO CODE :  [C# TUTORIALS]
C# (dibaca: C Sharp) merupakan bahasa pemrograman generasi baru yang mewah, kaya akan fitur, dan dapat digunakan untuk membuat beraneka raga program/aplikasi di berbagai bidang. C# mendukung beberapa paradigma pemrograman: imperatif, deklaratif, fungsional, serta pemrograman berorientasi objek. C# termasuk dalam keluarga C, dan fitur-fiturnya banyak diadopsi dari Java dan C++. C# menggunakan pustaka (library) yang terdapat dalam .NET Framework, kelengkapan di dalam pustaka .NET Framework menjadikan proses pengembangan program/aplikasi menggunakan C# relatif lebih mudah dan cepat jika dibandingkan dengan C++ dan Java.

No comments:

Kami menerima masukan dari anda jika memang ada pembahasan yang keliru dan kami sangat senang jika anda dapat berkontribusi untuk menyempurnakan postingan kami. Anda dapat mengirimkan email ke : hari18.muhammad@gmail.com

Jika postingan ini bermanfaat jangan lupa share postingan ini. Kami sangat merekomendasikan untuk anda yang membutuhkan informasi tentang computer stuff silakan subscribe blog kami dapatkan informasi terupdate dari kami secara gratiss. Terimakasih!

Powered by Blogger.