Ads Home1

Mengenal 6 Jenis Identifier C++ Beserta Cara Pendefinisiannya

http://www.xcodeplus.net/2017/03/mengenal-6-jenis-identifier-cpp.html
www.xcodeplus.net/ Mengenal 6 Jenis Identifier C++ Beserta Cara Pendefinisiannya

http://www.xcodeplus.net/

IDENTIFIER

Identifier adalah suatu pengenal atau pengindentifikasi yang kita deklarasikan agar compiler dapat mengenalinya. Pada pembahasan kali ini saya akan membahas pengenalannya saja, dan untuk penjelasan lengkapnya saya akan bahas pada postingan tersendiri di masing-masing jenis identifier.


Mengenal Jenis-jenis Identifier di dalam C++

Identifier dapat berupa nama variabel, konstanta, fungsi, kelas, template, maupun namespace. Berikut ini penjelasan dari masing-masing jenis Indentifier sebagai berikut.



Variabel

Identifier yang berperan sebagai variabel berfungsi untuk menampung sebuah nilai yang digunakan dalam program. Identifikasi ini dilakukan untuk mempermudah proses penanganan data atau nilai, misalnya untuk memasukan data dan menampilkan nilai. Sebagai gambaran, di bawah ini adalah sebuah contoh program yang menggunakan indentifier yang berperan sebagai variabel di dalamnya

Source code program:


Hasil yang akan diberikan oleh kode program di atas adalah seperti yang terlihat pada screenshot di bawah ini

Output program:

http://www.xcodeplus.net/2017/03/mengenal-6-jenis-identifier-cpp.html




Konstanta

Konstanta adalah jenis indentifier yang bersifat konstan atau tetap, artinya nilai dari konstanta di dalam program tidak dapat diubah. Konstanta berguna untuk menentukan nilai yang merupakan tetapan, misalnya nilai Phi dan sebagainya.

Dalam C++, konstanta juga di bagi menjadi dua yaitu prepocessor directive #define dan const. Sebagai gambaran,  di bawah ini adalah sebuah contoh program konstanta.

Source code program(const):


Hasil yang akan diberikan oleh kode program di atas adalah sebagai berikut:

Output program:
http://www.xcodeplus.net/2017/03/mengenal-6-jenis-identifier-cpp.htm



Source code program(#define):


Hasil yang akan diberikan oleh kode program dengan menggunakan directive #define akan menghasilkan output yang sama dengan menggunakan const. Berikut ini hasil yang akan diberikan akan terlihat seperti gambar di bawah ini.

Output program:

http://www.xcodeplus.net/2017/03/mengenal-6-jenis-identifier-cpp.htm





Fungsi

Fungsi merupakan kumpulan statemen yang dikelompokan menjadi satu bagian kode (blok program) untuk menyelesaikan tugas sepesifik tertentu. Melalui cara seperti itu, kode (fungsi) hanya didefinisikan sekali, namun dapat digunakan berulang kali tanpa harus menuliskan kembali kode yang sama.

Mendefiniskan fungsi

Secara umum, bentuk pendefinisian fungsi dalam C++ adalah sebagai berikut:

tipe_kembalian nama_fungsi(daftar_parameter){
// Badan fungsi......
}
Keterangan:
  • tipe_kembalian: Fungsi bisa saja mempunyai nilai balik (return value). Tipe kembalian (return value) adalah tipe data dari nilai yang akan dikembalikan oleh fungsi.
  • nama_fungsi: Nama fungsi adalah nama yang akan digunakan dalam pemanggilan. Pemanggilan fungsi harus disesuaikan dengan daftar parameter yang disertakan pada saat pendefinisan fungsi.
  • daftar_parameter: Fungsi bisa saja memiliki satu atau lebih parameter. Parameter itu sendiri merupakan variabel berisi nilai yang akan disertakan ke dalam proses yang dilakukan fungsi.
  • badan_fungsi: kode atau statemen-statemen yang akan dilaksanakan di dalam fungsi guna menyelesaikan tugas spesifik tertentu.

Source code program fungsi tanpa nilai balik:


Hasil yang akan diberikan oleh kode program di atas adalah sebagai berikut:

Output program:
http://www.xcodeplus.net/2017/03/mengenal-6-jenis-identifier-cpp.html






Kelas

Kelas (class) merupakan cetak biru (blueprint) atau prototipe/kerangka yang mendefiniskan variabel-variabel (data) dan fungsi-fungsi (perilaku) umum dari sebuah objek tertentu.

Cara membuat class

Dalam C++, kelas dibuat dengan menggunakan kata kunci class. Adapun bentuk umum pembuatannya adalah seperti tampak di bawah ini.
class nama_kelas{ 
    acces_specifier1:
      data_members;
      member_functions; 
      ....
   ....
    acces_specifier2:
      data_members;
      member_functions;
   .....
.....
};

Untuk mendefinisikan atau membuat implementasi fungsi-fungsi yang terdapat dalam sebuah kelas, kita menggunakan operator ::. Berikut ini bentuk umum dari pendefinisian fungsi tersebut.

tipe_data nama_kelas::nama_fungsi(daftar_parameter){
  statemen_yang_akan_dilakukan;
.......
}

Selanjutnya, untuk mengakses data atau fungsi yang terdapat di dalam kelas tersebut, kita menggunakan tanda titik. Berikut ini bentuk umum dari proses pengaksesan data atau fungsi dari sebuah kelas.

nama_instance.data

atau

nama_instance.nama_fungsi(daftar_parameter)

Berikut ini source code program yang di dalamnya mendefiniskan class

Source code program:


Hasil yang akan diberikan oleh kode program di atas adalah..

Output program:
http://www.xcodeplus.net/2017/03/mengenal-6-jenis-identifier-cpp.html


Anda dapat melihat materi yang lebih lengkap mengenai class pada link berikut di bawah ini.

BACA JUGA : Mengenal Apa itu Class dalam C++


Template

Template merupakan ide dasar dari pembentukan STL (Standard Template Library) yang digunakan untuk memudahkan dan mempercepat pembuatan program C++. Dalam C++ template terbagi menjadi dua bagian yaitu template fungsi dan template class.



Template Fungsi

Dengan adanya template kita dapat membuat fungsi-fungsi generik. Fungsi generik adalah fungsi yang mempunyai parameter bertipe generik. Artinya, pada saat pemanggilan fungsi, tipe dari parameter aktual (argumen) yang dimasukan atau dilewatkan ke dalam fungsi tersebut dapat bersifat dinamis (berubah-ubah).

Adapun bentuk umum dari pembuatan fungsi generik (template fungsi) adalah seperti berikut di bawah ini:

template
tipe_data nama_fungsi(parameter1,parameter2,...){
   Statemen_yang_akan_dilakukan;
    .....
}

 

 

Template Class

Sama seperti pada fungsi generik, kelas generik juga dapat digunakan untuk tipe-tipe data yang berbeda. Dalam pendefinian sebuah kelas yang telah kita pelajari sebelumnya (lihat disini), pedeklarasian datanya dilakukan dengan tipe data tertentu sehingga kelas ini hanya dapat digunakan untuk tipe data tersebut saja. Dengan adanya tipe generik yang dideklarasikan dalam sebuah template kelas, maka satu kelas dapat digunakan untuk melakukan manipulasi nilai yang beraneka-ragam tipe datanya.

Pendefinisan sebuah template kelas (kelas generik) adalah seperti berikut di bawah ini.

template class nama_kelas{
   access_specifier:
      data_data;
        fungsi_fungsi;
....
}; 

Untuk proses instansiasi dari template kelas tersebut, kita perlu menggunakan bentuk umum berikut:

nama_kelas nama_instance;



Pada pembahasan dibagian Template, saya tidak akan memberikan contoh kode program di dalam postingan ini, karena saya ingin memfokuskan pembahasan template yang lebih lengkap pada pembahasan tersendiri. Gunanya agar anda dapat lebih cepat memahami tentang ke istimewaan template dalam C++ ini. 




Namespace

Namespace adalah sebuah fitur yang telah dikenalkan pada C++ standar, tepatnya pada tahun 1995. Dalam C++ namespace dibuat untuk menghindari timbulnya konflik penamaan variabel, konstanta, nama fungsi, dan nama kelas. Untuk itu, namespace sangat dibutuhkan sekali apabila digunakan untuk menyelesaikan program-program besar yang memiliki kompleksitas yang tinggi. Artinya, program akan dipecah atau dikelompokan berdasarkan namespace-namespace yang berlainan.

Berikut ini bentuk umum pendefinisannya:

namespace nama_namespace{
  // deklarasi yang akan dilakukan
}

Dan berikut ini kode program yang akan menunjukan pembentukan sebuah namespace

Source code program:


Hasil yang akan diberikan oleh kode program di atas adalah seperti yang terlihat pada gambar di bawah ini:

Output program:
http://www.xcodeplus.net/2017/03/mengenal-6-jenis-identifier-cpp.html


 
BACA JUGA : Mengenal Semua Tentang Array Multidimensi dalam C++ Lengkap


http://www.xcodeplus.net/ C++ merupakan bahasa pemrograman yang berkekuatan tinggi (powerful) dan sangat populer yang berorientasi objek (Object Oriented Programming). Berdasarkan penelitian yang dilakukan oleh TIOBE, tidak hanya Java dan C, C++ juga selalu masuk ke dalam jajaran bahasa pemrograman yang paling banyak banyak digunakan oleh para programmer profesional di seluruh dunia, C++ biasanya digunakan untuk mengembangkan beraneka ragam program di berbagai bidang, seperti: Games, Graphic, Bisnis, Telekomunikasi, Embedded system dan sebagainya.

Tapi dengan begitu C++ termasuk bahasa pemrograman yang tidak mudah dipelajari karena C++ merupakan bahasa middle level language, oleh sebab itu XCODEPLUS sebagai forum tutorial pembelajaran C++, hadir untuk memberikan pembelajaran bagi para programmer pemula yang ingin menguasai C++.

Kami berharap segala postingan yang kami berikan bermanfaat bagi anda. Dan untuk memotivasi kami agar terus update jangan lupa Like, Follow dan Subscribe segala sosial media kami. Terimakasih.


FOLLOW US ON SOCIAL MEDIA
Twitter     : @XcodePlus
Facebook : @xcodeplus18
Google+   : @xcodeplus

Salam, XCode.++plus😄😏










No comments:

Kami menerima masukan dari anda jika memang ada pembahasan yang keliru dan kami sangat senang jika anda dapat berkontribusi untuk menyempurnakan postingan kami. Anda dapat mengirimkan email ke : hari18.muhammad@gmail.com

Jika postingan ini bermanfaat jangan lupa share postingan ini. Kami sangat merekomendasikan untuk anda yang membutuhkan informasi tentang computer stuff silakan subscribe blog kami dapatkan informasi terupdate dari kami secara gratiss. Terimakasih!

Powered by Blogger.